Investasi kini semakin mudah dilakukan dengan banyaknya aplikasi yang menyediakannya. Terdapat berbagai jenis investasi yang ada di aplikasi mulai dari saham, reksadana dan lainnya sehingga calon investor dapat memilih berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Selain itu, aplikasi investasi yang terdaftar di OJK pun cukup banyak. Berikut adalah aplikasi investasi yang bisa dicoba.
1. Aplikasi Bibit
Diketahui, rekomendasi aplikasi investasi yang terdaftar di OJK yang pertama adalah Bibit. Aplikasi Bibit sudah banyak diketahui serta digunakan oleh orang-orang dan dapat digunakan dengan mudah. Calon investor dapat berinvestasi di sini dengan membeli berbagai saham dalam bentuk reksadana. Lalu, ada pula surat obligasi dan pasar uang yang dapat menjadi pilihan.
Keunggulan dari aplikasi ini yaitu adanya fitur Robo Advisor yang berfungsi untuk membantu penggunanya dalam memilih investasi berdasarkan profil resikonya. Lalu, pengguna pun dapat mendaftar secara gratis melalui aplikasi. Kemudian, hasil investasinya pun bisa dicairkan kapanpun tanpa harus membayar penalti.
2. Aplikasi Stockbit
Lebih lanjut ada aplikasi Stockbit yang pun telah terdaftar di OJK sehingga cukup aman digunakan serta terpercaya . Aplikasi ini bisa menjadi pilihan bagi para investor pemula yang baru ingin memulai berinvestasi. Pengguna dapat memantau pergerakan dari bursa saham secara real time menggunakan aplikasi ini.
Lalu, ada pula fitur Touch ID yang digunakan untuk menjamin keamanan saat melakukan transaksi. Kemudian, pengguna pun bisa saling berinteraksi dan berdiskusi dengan pengguna lain di bagian fitur komunitas. Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan ilmu baru dan juga rekomendasi mengenai saham dari para investor lain yang lebih berpengalaman.
3. Aplikasi BCAS Best Mobile
Adapun aplikasi investasi yang terdaftar di OJK selanjutnya adalah BCAS Best Mobile. Aplikasi ini merupakan jenis aplikasi investasi milik BCA Sekuritas. Tampilan dari aplikasi ini sangat nyaman dan mudah digunakan bagi siapa saja. Aplikasi ini bisa menjadi pilihan bagi calon investor yang senang melakukan transaksi di Bursa Efek Indonesia atau BEI.
Lalu, BCAS Best Mobile juga dilengkapi dengan fitur Quick Order atau pembelian dengan cepat. Untuk deposit awal yang harus disetorkan oleh pengguna terbilang cukup besar yaitu mencapai 3 juta rupiah. Karena itulah, BCAS Best Mobile kurang cocok bila digunakan oleh pemula yang baru saja belajar untuk berinvestasi.
4. Aplikasi Ajaib
Berikutnya, aplikasi untuk melakukan investasi saham yang sudah terdaftar di OJK adalah Ajaib. Pengguna dapat memilih untuk berinvestasi berbagai saham maupun reksadana yang banyak tersedia di sini. Tampilannya pun cukup baik, pengguna bisa memanfaatkan berbagai fitur yang disediakan dengan mudah.
Selain itu, keunggulan dari berinvestasi melalui aplikasi ini adalah pengguna tidak memerlukan deposit dana di awal pendaftaran. Dengan demikian, pengguna pun diuntungkan karena bisa membuka rekening tanpa harus menyetorkan dana awal dengan jumlah tertentu.
5. Aplikasi IPOT
Kemudian, ada pula aplikasi IPOT yang juga aman karena terdaftar serta diawasi oleh OJK. Aplikasi ini mempunyai fitur Robot Trading yang bisa digunakan oleh penggunanya untuk membeli maupun menjual saham sesuai dengan harga yang diinginkan secara otomatis.
Lalu, IPOT juga tidak menerapkan minimal dana deposit yang harus disetorkan oleh calon investor saat awal pendaftaran. Tentunya hal ini bisa dijadikan pertimbangan bagi calon investor yang hendak berinvestasi tetapi hanya mempunyai modal yang tidak banyak. Proses pendaftarannya pun dapat dilakukan secara online sehingga lebih memudahkan para penggunanya.
Demikianlah rekomendasi 5 aplikasi investasi yang terdaftar di OJK yang dapat dijadikan pertimbangan oleh calon investor pemula untuk mulai berinvestasi saham dan reksadana. Selain mudah, bertransaksi melalui aplikasi tersebut juga aman dan terpercaya karena legal. Hal ini tentunya bisa menghindarkan calon investor dari aplikasi investasi abal-abal yang belum diawasi oleh OJK.